Api Berkobar di Ruang Ekonomi Pemkab Bekasi

Ruang Bagian Ekonomi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi nyaris terbakar di seluruh bagian pada Rabu (1/11) pukul 20.00. Ruang itu terbakar diduga akibat korsleting listrik dari sperangkat komputer dan mesin fotokopi yang lupa dimatikan.

Informasi yang dihimpun Warta Kota, tidak ada korban luka dan jiwa dalam insiden yang terjadi di lantai tiga gedung Plaza Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Sebab saat kejadian, seluruh pegawai setempat sudah pulang ke rumah.

Namun api berhasil dikuasai sekitar 30 menit kemudian oleh petugas Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi yang telah bersiaga di Plaza Pemkab Bekasi.

Salah seorang saksi kejadian yang juga petugas jaga Satpol PP Kabupaten Bekasi, Sukarmin mengatakan, yang terbakar hanya seperangkat komputer dan mesin fotokopi. Dia memastikan, api tidak merembet ke bagian lain karena keburu dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran.

“Kemungkinan terjadi korsleting listrik dari komputer yang lupa dimatikan kemudian merembet ke mesin fotokopi yang ada di sebelahnya,” kata Sukarmin pada Rabu (1/11).

Meski api tidak merembet ke bagian lain, kata dia, namun gedung Bupati Bekasi itu sempat dipenuhi asap pekat yang menusuk hidung dan mengganggu penglihatan. Beruntung, petugas yang datang dilengkapi peralatan memadai langsung sigap memadamkan api.

Dia menjelaskan, kasus ini pertama kali diketahui oleh salah seorang petugas kebersihan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Berbekal laporan itu, petugas pemadam kebakaran bergegas ke lokasi untuk menjinakkan lidah api.

“Titik api berhasil dikuasai setelah petugas mendobrak pintu ruangan itu karena saat kejadian dalam keadaan terkunci dan pegawai sudah pulang semua,” jelasnya.

Sampai Rabu (1/11) malam, petugas pemadam masih melakukan pendinginan terhadap seperangkat komputer beserta mesin fotokopi itu. Bila situasi telah terkendali, petugas akan mengevakuasi benda tersebut untuk diserahkan ke Polsek Cikarang Pusat guna penyelidikan lebih lanjut.

About the author: Ato
Menyukai Tantangan, Ecommerce Consultant. Business Development and Corporate Market

Leave a Comment