Lima Kontrakan dan Gudang Cat di Bekasi Kebakaran

BEKASI – Dua kasus kebakaran terjadi di dua lokasi berbeda di Kota Bekasi. Diantaranya, sebanyak lima rumah kontrakan masing-masing berukuran 3x9m dan sebuah gudang atau bedeng cat diwilayah itu ludes dilalap si jago merah, Sabtu (13/8/2016) kemarin, diduga sama-sama akibat konsleting listrik.
Lima Kontrakan dan Gudang Cat di Bekasi Kebakaran
Adapun kasus kebakaran di wilayah ini yang pertama menimpa sebuah bangunan lima petak kontrakan milik warga bernama Nur di Kampung Rawa Bebek RT1/10, Kelurahan, Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 wib.

Dan berselang beberapa jam kemudian, si jago merah kembali mengamuk di sebuah bangunan gudang atau bedeng cat semi permanen, seluas 100 meter milik warga bernama Atna (36) di Kampung Bojongsari RT2/1, Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi, sekitar pukul 13.20 wib.

Beruntung, dalam dua peristiwa kebakaran itu tak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja akibat kebakaran yang terjadi para korban pemilik bangunan yang terbakar itu, terpaksa mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Terkait dua kasus kebakaran tersebut, Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna mengatakan dua kasus kebakaran yang terjadi berdasarkan dari hasil penyelidikan sementara oleh anggota ditiap lokasi, diduga sama-sama akibat konsleting listrik atau arus pendek listrik.

“Dua kebakaran yang terjadi didua lokasi itu dari hasil penyelidikan sementara diduga karena korsleting listrik. Namun, hingga kini kasusnya masih dalam penanganan lebih lanjut oleh petugas ditiap polsek yang ada guna memastikan penyebabnya,” kata Evi, Minggu (14/08/2016).

Sementara itu diantara kasus kebakaran yang terjadi kemarin, diakui Evi, yang menjadi perhatian pihaknya adalah kasus kebakaran di sebuah gudang atau bedeng cat. Pasalnya berdampak pada bangunan sekolah SD Negeri Jatisari III yang berada di lokasi.

Dampak kebakaran itu membuat beberapa kaca dinding sekolah SD Negeri Jatisari III pecah karena panasnya api. “Jarak sekolah dengan lokasi gudang hanya tiga meter sehingga akibat dari panas membuat beberapa kaca sekolah pecah bahkan, terdengar ledakan dari drum cat di lokasi,” ujarnya.

Sampai dengan saat ini, diakui Evi, petugas Polsek Jatiasih masih melakukan penyelidikan dan penanganan kasus kebakaran tersebut, dengan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi serta pemilik gudang tersebut.

About the author: Ato
Menyukai Tantangan, Ecommerce Consultant. Business Development and Corporate Market